BSIP Gorontalo Gelar Pertemuan Sinergi Lintas Sektor dalam Program Ketahanan Pangan 2024
BSIP Gorontalo menggelar pertemuan strategis dalam upaya membangun sinergitas lintas sektor guna optimalisasi pelaksanaan Program Ketahanan Pangan. Kegiatan ini berkolaborasi dengan READSI yang berkelanjutan, serta pemanfaatan dana desa di bidang ketahanan pangan pada tahun 2024.
Pertemuan ini dilaksanakan di Aula Momala BSIP Gorontalo, dengan dihadiri oleh Para Pejabat/Kepala Dinas Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Ketua serta Anggota KTNA Kabupaten Bone Bolango, dan Pengurus Program READSI Kabupaten Bone Bolango.
Kepala BSIP Gorontalo, Dr. Sumarni Panikkai, SP, M.Si, menjelaskan peran penting standardisasi instrumen pertanian dalam mendukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan. Beliau menekankan bahwa standarisasi adalah kunci untuk menciptakan sistem pertanian yang efisien, terukur, dan berkelanjutan.
"Standardisasi instrumen pertanian menjadi fondasi yang kokoh dalam memastikan kualitas dan keamanan produk pertanian kita. Dengan memiliki standar yang jelas, kita dapat memastikan bahwa setiap tahapan produksi, mulai dari penanaman hingga distribusi, dilakukan sesuai dengan norma yang telah ditetapkan. Ini bukan hanya untuk meningkatkan daya saing produk kita di pasar, tetapi juga untuk memberikan kepastian kepada konsumen terkait dengan mutu dan keamanan pangan yang mereka konsumsi,".
Beliau juga menyoroti bahwa melalui standardisasi, masyarakat pertanian dapat lebih mudah mengadopsi teknologi yang tepat, meminimalkan risiko kerugian, dan meningkatkan efisiensi produksi secara keseluruhan. Standardisasi instrumen pertanian, "bukan hanya sekadar peraturan teknis, tetapi juga alat untuk mendorong inovasi dan peningkatan produktivitas", Tambah beliau.
BSIP Gorontalo berkomitmen untuk terus mengembangkan dan menyesuaikan standar instrumen pertanian sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Dengan adanya standardisasi, kita dapat menciptakan ekosistem pertanian yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Pertemuan ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mendalami pemahaman mereka tentang pentingnya standarisasi instrumen pertanian dan bagaimana hal tersebut dapat menjadi pendorong utama dalam mencapai ketahanan pangan yang komprehensif di tingkat lokal maupun nasional.