
Gerakan Tanam Perdana Padi Gogo di Bawah Tegakan Kelapa
Hujan tidak menjadi penghalang untuk bergerak, bekerja dan bersinergi mendukung program swasembada pangan. Hal ini diwujudkan dengan pelaksanaan gerakan tanam perdana padi gogo pada hari ini, 22 Januari 2024 di Desa Tunggulo, Kec. Tilongkabila, Kab. Bone Bolango.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dirjen Perlindungan Perkebunan Kementan RI, BSIP Provinsi Gorontalo, Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo dan TNI AD selaku penanggungjawab Program Swasembada Pangan Komoditas Padi Lahan Kering dan didukung oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Bone Bolango. Kegiatan tanam jg diikuti oleh Forkopimda Kab. Bone Bolango, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, Kepala Bulog Cabang Gorontalo, Kejari Kab. Bone Bolango, Kapolres Bone Bolango, dan Kasrem 133/NW Gorontalo.
Kadis Pertanian Provinsi Dr Muljady D Mario menyampaikan bahwa untuk mendukung swasembada pangan maka perlu adanya kerjasama antara kita semua, termasuk TNI dan POLRI, ini karena TNI dan POLRI lahir dari rakyat untuk rakyat, dan dalam prakteknya kedua lembaga tersebut berada di tengah-tengah rakyat sebagai BABINKAMTIBMAS dan BABINSA di tingkat lapangan. Hal ini sudah menjadi kesepakatan antara Menteri Pertanian dengan TNI maupun POLRI, dimana TNI mengawal program swasembada padi, sedangkan dengan POLRI mengawal swasembada jagung. Kadis menutup sambutannya dengan menitip pesan melalui Dirjenbun agar bisa mendahulukan saprodi dan bantuan pendukung lainnya untuk program ini.
Target tanam padi gogo tingkat Provinsi Gorontalo sejumlah 3.040 Ha dan untuk lingkup Kab. Bone Bolango sejumlah 109 Ha. Sebagai dukungan awal, maka pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan benih padi gogo varietas Inpago 13 Fortiz dari Ditjenbun ke Kelompok Tani Iloheluma Trubus dan Beringin 2.
Kegiatan tanam perdana ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk kita semua dan semoga apa yang ditargetkan dapat tercapai sebagai wujud dukungan nyata terhadap program Swasembada Pangan Tahun 2025 khususnya di Provinsi Gorontalo, ucap Kepala BSIP Gorontalo.