
Dukungan Program Swasembada Jagung dari Serambi Madinah
Swasembada pangan merupakan salah satu progaram Asta Cita Presiden RI periode 2024-2029. Semua sektor, lintas K/L digerakkan untuk mewujudkannya, termasuk TNI dan POLRI, karena kolaborasi dan kerja bersama menjadi kunci kesuksesan suatu program. Menindaklanjuti hal tersebut, pada hari ini telah dilakukan penanaman jagung serentak 1 juta hektar di seluruh Indonesia yang diinisiasi oleh Kementan dan Polri.
BSIP Gorontalo sebagai UPT Kementan dan Penanggungjawab Satgas Swasembada Pangan Provinsi Gorontalo turut hadir di beberapa lokasi penanaman yaitu (1) Kel. Libuo, Kec. Paguat, Kab. Pohuwato, (2) Ds. Boidu, Kec. Bulango Utara, Kab. Bone Bolango dan (3) Ds. Tabongo Timur, Kec. Tabongo, Kab. Gorontalo. Kehadiran BSIP Gorontalo untuk mendampingi penerapan standar budidaya jagung yang dimulai pada tahap penanaman sebagai salah satu aspek budidaya.
Kegiatan ini merupakan momentum semua pihak bersatu padu mendukung swasembada pangan tahun 2025. Kerja keras dan kolaborasi semua pihak akan mendukung keberhasilan dan kesuksesan program ini. Penanaman jagung serentak di seluruh Indonesia diharapkan membuka potensi ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja baru, mewujudkan lambung pangan di setiap daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Target pengembangan jagung di lahan perkebunan dan lahan kering lainnya seluas 1, 7 juta ha yang tersebar seluruh Provinsi, khusus Provinsi Gorontalo seluas 22.500 ha. Dukungan Polri dalam pengembangan jagung antara lain koordinasi dengan Pemda, stakeholder dan Penanggungjawab Satgas Swasembada Pangan, di Provinsi Gorontalo koordinasi dengan BSIP Gorontalo, memastikan dan mengarahkan pengelolaan usaha tani, pengawasan distribusi sarana produksi pertanian, bersama- sama Dinas menggerakkan Penyuluh dalam pemanfaatan sarana produksi pertanian, memberikan motivasi kepada penyuluh dan petani.