
BSIP Gorontalo dan Balai Besar Peramalan OPT Susun Strategi Percepatan Tanam di Gorontalo Utara
Gorontalo Utara – Tim Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BSIP) Gorontalo bersama Tim Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) melaksanakan koordinasi dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun langkah strategis dalam percepatan tanam guna mencapai target tanam pada bulan Januari seluas 406 hektar.
Usai koordinasi dengan Kepala Dinas Pertanian, tim melanjutkan agenda dengan mengikuti rapat percepatan tanam yang melibatkan berbagai pihak, antara lain penyuluh pertanian, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Babinsa, serta bidang tanaman pangan. Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah konkret untuk mendukung realisasi target tanam.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo Utara menyampaikan pentingnya percepatan olah tanah dan penanaman benih pada lahan-lahan yang telah selesai panen. "Lahan yang sudah panen harus segera diolah dan dipersiapkan untuk persemaian atau penanaman benih langsung (Tabela) agar target tanam bulan Januari dapat tercapai," tegasnya.
Tim BSIP Gorontalo dan Balai Besar Peramalan OPT juga memberikan rekomendasi teknis terkait pengelolaan lahan dan perlindungan tanaman. Rekomendasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan produktivitas lahan sekaligus meminimalkan risiko gangguan akibat organisme pengganggu tanaman.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, POPT, Babinsa, dan para petani, upaya percepatan tanam diharapkan berjalan lancar. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui peningkatan luas tanam dan produktivitas tanaman pangan.
"Dengan kerja sama yang solid dari seluruh pihak, kami optimis target tanam 406 hektar di bulan Januari akan tercapai, sehingga kebutuhan pangan masyarakat Gorontalo Utara dapat terpenuhi secara berkelanjutan," pungkas Kepala Dinas Pertanian.